Pasang iklan

Berkas Kasus Penembakan Mahasiswa Kendari Dikembalikan ke Penyidik Polda Sultra

...

Gema.id Sultra, Kendari – Penembakan Immawan Randi (21) mahasiswa Universitas Halu Oleo saat Aksi Reformasi Dikorupsi pada September 2019 lalu dengan tersangka Brigadir Abdul Malik masih akan belum disidangkan dalam jangka waktu dekat ini.

Hal ini dikarenakan berkas kasus dipulangkan jaksa ke penyidik Polda Sulawesi Tenggara karene belum lengkap. Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Sultra Herman Darmawan menuturkan berkas perkara Randi dikembalikan Jumat pekan lalu namun demikian pengembalian ini sudah dua kal kedua dilakukan kejaksaan.

“Ada beberapa petunjukan dari bukti yang belum dipenuhi oleh penyidik kepolisian, dari jaksa peneliti,” kata Herman Darmawan pada keterangan pers diterima, Rabu (8/1/2020).

“Intinya semua tergantung penyidik,” sambungnya. Kepala Kasipenkum ini sendiri belum bisa memastikan kelengkapan apa saja yang belum dilengkapi pada kasus penembakan tersebut.

Pengembalian berkas dibenarkan oleh Kepala Bidang Humas Polda Sultra AKBP Nur Akbar: “Iya benar, ada P19 berkasnya belum dikembalikan lagi ada kekurangan dari kejaksaan ya, meski penyidik katakan bahwa semua sudah lengkap tapi semua itu kewenangan jaksa,” katanya.

Meski demikian Polri berjanji akan merespon cepat pengembalian berkas dalam waktu dekat demi perkembangan kasus tersebut.

Penembakan Randi terjadi pada 26 September 2019 saat menggelar aksi demonstrasi menolak Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana dan Undang-undang Pemberantasan Korupsi. Berdasarkan hasil autopsi Randi tertembak peluru panas yang dilayangkan anggota polisi saat demonstrasi terjadi.

Tinggalkan komentar